Menjadi Guru yang Kreatif dan Inovatif di Masa Pandemi

Sebagai seorang guru harus dituntut untuk memberikan pembelajaran yang menarik serta menemukan pemahaman yang utuh terhadap mata pelajaran yang diampu. Guru tidak hanya sekedar, akan tetapi juga membimbing dan mendidik. Oleh sebab itu seorang guru harus memiliki kompetensi yang sangat baik di bidang pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian.
Guru tidak hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan, akan tetapi harus memadukan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektik kepada peserta didik. Oleh sebab itu peran itu peran guru menjadi model bagi peserta didik dapat terwujud dengan baik, selain itu, seorang guru memiliki beban yang berat dalam peningkatan kualitas pendidikan. Belum lagi pengaruh teknologi gadget yang sangat akrab dan digandrungi oleh generasi millineal yang menjadi tantangan berat bagi seorang guru.
Di masa pandemi Covid-19 ini, menjadi fenomena yang menarik pada dunia pendidikan di negara kita. Semua sekolah mau tidak mau harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Kreatifitas, inovasi dan penguasaan terhadap teknologi menjadi sesuatu yang diwajibkan bagi seorang guru. Adalah menjadi tantangan bagi guru dalam mengelola pembelajaran untuk melakukan kreatifitas dan inovasi agar dapat mewujudkan pembelajaran yang bermakna di tengah pandemic Covid-19. Pembelajaran yang biasanya dilaksanakan di dalam kelas kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah sehingga guru dituntut untuk menggunakan teknologi. Mau tidak mau seorang guru harus bias menguasai alat pendukung untuk proses pembelajaran jarak jauh (online).
Menjadi Guru yang Inovatif dan Kreatif
Lebih dari delapan bulan pandemi Covid-19 meluluhlantakkan dunia, tidak terkecuali dunia Pendidikan. Sehingga aktifitas pembelajaran yang biasanya dilakukan di kelas beralih ke dalam jaringan (online). Kondisi ini tidak pernah kita terbayangkan sebelumnya, karena tiba-tiba pandemic melanda dunia. Akan tetapi sebagai seorang guru kondisi seperti ini harus dihadapi. Permasalahan yang terjadi biasanya ketimpangan sarana dan prasarana antara satuan Pendidikan di pedesaan dan perkotaan. Apalagi infrastruktur jaringan internet belum merata dan kemampuan kepemilikan gadget juga tidak semuanya peserta didik memilikinya. Dan yang menjadi kendala juga adalah penguasaan teknologi oleh para guru maupun peserta didik.
Di sekolah tempat saya mengajar, saya sangat beruntung karena sarana dan prasarana sangat mendukung proses pembelajaran jarak jauh atau online. Begitu juga peserta didiknya sebagian besar menguasai teknologi dengan baik. Learning Manajemen Sistem (LMS) yang kita gunakan adalah Google Classroom dan portal melajah_id serta pemanfaatan video conference seperti Google Meet dalam proses pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran jaraj jauh atau belajar dari rumah berjalan dengan baik. Agar pembelajaran dapat terlaksana dengan baik, inovasi yang saya lakukan melalui pembuatan video pembelajaran yang menarik dan penugasan aplikasi pembelajaran yang sudah tersedia.
Di masa pandemi Covid-19 seorang guru dituntut untuk membuat inovasi sehingga menumbuhkan peserta didik memahami mata pelajaran yang diberikan dengan mudah. Bahkan yang sulit juga ketika harus praktek, dan unjuk kerja yang menjadi aspek penilaian dalam pembelajaran. Maka sangat penting ada penyesuaian kurikulum di masa pandemi agar optimalisasi pembelajaran masih dapat terlaksana dengan baik. Guru tidak hanya memberikan tugas, akan tetapi juga harus memberikan contoh kepada peserta didik. Oleh karenanya, inovasi seorang guru dalam mengemas pembelajaran secara teori maupun praktek harus dibuat dengan kreatifitas dan inovasi yang tinggi.
Guru yang kreatif dan inovatif akan selalu melakukan evaluasi diri, melakukan penelitian tindakan kelas, agar dapat memastikan masalah pembelajaran yang dikelolanya apakah sudah berjalan dengan baik dan tindak lanjut apabila ditemukan masalah dalam pembelajaran. Selalu ada inovasi baru yang diciptakan dalam proses pembelajaran. Seperti yang kita sudah ketahui bahwa peran strategis seorang guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi secanggih apapun.

Menjadi Guru yang Inspiratif
Guru yang inspiratif akan selalu berupaya kepada peserta didiknya menemukan jati dirinya, semangat menyongsong masa depan, dan giat dalam belajar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Seorang guru adalah sosok yang diteladani, baik perkataan, perilaku dan nasehat yang diberikan kepada peserta didik. Oleh karena itu, guru menjadi model dalam pembelajaran maupun diluar pembelajaran. Guru dituntut untuk dapat menemukan bakat dan minat peserta didik, agar menjadi orang yang sukses dimasa depan.
Profesi guru tetap akan selamanya menjadi seorang guru, namun peserta didik akan menjadi bermacam-macam profesi nantinya. Peserta didik harus mampu mengoptimalkan kemampuan yang ada di dalam dirinya sehingga dapat hidup bahagia dunia. Hal itulah menjadi keberhasilan guru yang inspiratif, yang dapat menemukan jati diri peserta didik sejati.
Pada masa pandemi Covid-19, sosok guru yang inovatif dan inspiratif sangat dibutuhkan dan dirindukan oleh peserta didik. Kombinasi antara kecerdasan dan keragaman inovasi dalam pembelajaran menjadi sumber inspirasi dalam kehidupan peserta didik sehingga akan menjadi tolak ukur keberhasilan dalam proses pembelajaran. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan kita secepatnya melaksanakan proses pembelajaran di kelas (tatap muka).
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- PERAN TEKNOLOGI DALAM PROSES PEMBELAJARAN
- MENINGKATKAN PEMAHAMAN GURU TERHADAP KURIKULUM MERDEKA DENGAN STRATEGI ML (Multi Level)
- Strategi Berbagi Kopi Pajar untuk Mewujudkan Pembelajaran Berdeferensiasi
- Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan
- Pentingnya Pendidikan dalam Membangun Indonesia Maju
Kembali ke Atas







